CASA NC-212 U-6212 SKUADRON 600 WING UDARA 2 MENDUKUNG PENERJUNAN MARINE FAIR 2019 DI KARANG PILANG
Juanda
Diposkan oleh renbang 17 November 2019 pukul 05:54:58PM
Update terakhir 17/11/2019, 06:19:06PM

Reporter : Pen_Wing Udara 2
Editor : Maysolikin
Fotografer : Pen_Wing Udara 2

Sabtu, 16 November 2019. Mengawali pagi yang cerah di hari Sabtu, di saat sebagian prajurit melaksanakan Dinas Hari Minggu, satu unsur Pesud Casa NC-212 milik Skuadron 600 Wing Udara 2 nampak melaksanakan persiapan start engine di appron Sarang Turangga Lanudal Juanda. Kegiatan tersebut untuk mendukung kegiatan HUT Korps Marinir ke-74 di Bhumi Marinir Karang Pilang, Surabaya.

Pesud Casa U-6212 hari itu  melaksanakan penerjunan untuk 18 pers Marinir dalam rangka Marine Fair salah satu dari event memeriahkan HUT Korps Marinir.
 
Penerbangan tersebut di bawah kendali Capt. pilot Kapten Laut (P) Marco Yossie dan Copilot Lettu Laut (P) Rana.  Pasukan Intai para amfibi dibawa menuju ke sasaran, dengan landing zone di lapangan apel Karang Pilang, pada ketinggian 7000 feet.
 
Semangat yang ditunjukkan baik oleh Crew Pesud maupun prajurit Marinir turut menjadi faktor pendukung suksesnya keberlangsungan penerbangan selain dari faktor-faktor lain seperti kondisi teknis pesawat, cuaca, dan juga dukungan Airnav bandara Juanda, sudah menjadi tugas dari pesawat Skuadron 600 untuk melaksanakan penerjunan, karena itu merupakan bagian dari tugas pokoknya yaitu Angkut Logistik Cepat.
 
Penerjunan secara umum adalah salah satu bagian dari angkut logistik cepat. Selain penerjunan terdapat hal lain seperti Air Landed yang menjadi tugas pokok dari Skuadron 600.
 
Puspenerbal dalam hal ini Wing Udara 2 memibina kemampuan dan kekuatan tempur  unsur Pesawat Udara dan pengawaknya  yang merupakan salah satu bagian dari SSAT.
 
Latihan bersama  dengan kekuatan  SSAT lain perlu dilakukan untuk menyamakan persepsi sekaligus menguji doktrin yang ada, Marinir bertugas sebagai prajurit petarung dan pasukan pendarat membutuhkan kerja sama baik dari Pangkalan, KRI dan Pesawat udara.
 
Dengan diselenggarakannya latihan, kemampuan tempur untuk selalu siap menghadapi tugas baik terencana maupun tidak terencana dapat berjalan dengan baik dan maksimal sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku dan tetap mengutamakan keselamatan dalam setiap penugasan.
 
 


Anda pembaca ke 187 dari 187