TRADISI MANDI OLI SKUADRON 400 WING UDARA 2 BAGI PENERBANG RELEASE AS CAPTAIN PILOT DAN CO.PILOT
Juanda
Diposkan oleh renbang 8 April 2020 pukul 06:30:25PM
Update terakhir 11/04/2020, 06:36:34PM

Reporter : Pen_Wing1
Editor : Mayor_Solikhin
Fotografer : Letkol_Triwibowo

Rabu, 08 April 2020 – Sebagai insan penerbangan Angkatan Laut , keberadaan seorang Pilot maupun Co pilot merupakan hal yang tidak asing lagi di telinga.
 
Tentu saja hal ini bukan hal baru dalam dunia penerbangan, kehadiran pengawak yaitu Captain Pilot dan Co Pilot baru, namun demikian ada hal yang berbeda, sebuah tradisi dalam menyambut mereka, tradisi yang tetap dilestarikan oleh prajurit Gurita, penyambutan Captain Pilot dan Co Pilot baru masih tetap terjaga di Lingkungan Skuadron 400, yaitu Tradisi Mandi Oli Helikopter, tentu saja oli yang digunakan untuk menerbangkan pesawat Heli.
 
Memang terdengar agak menjijikkan apabila kita bayangkan, mengguyurkan oli bekas ke seluruh tubuh. Sebuah pencapaian suatu kegiatan atau prestasi perlu diberikan apresiasi atau penanda, para senior maupun pendahulu Penerbang Heli membuat sebuah tradisi yang akan dikenang, yang bila tidak dilaksanakan setelah pencapaian peningkatan kualifikasi akan terasa sangat hambar, seperti makanan tidak diberi bumbu, tidak ada rasanya dan tidak akan ada suatu penghargaan setelah pencapaian sesuatu tersebut.

Dipimpin oleh Komandan Skuadron langsung, tradisi Mandi Oli disaksikan dan dilaksanakan oleh seluruh penerbang Heli, Sebanyak 1 Captain Pilot dan 2 Co Pilot baru telah resmi lulus menjalani Training Heli BO-105 (Bolkow). Penerbang tersebut diantaranya adalah  Kapten Laut (P) Yogi Thaariq release sebagai Captain Pilot BO-105 (Bolkow), Letda Laut (P) Sima Andriansyah release sebagai Co Pilot BO-105 (Bolkow), Letda Laut (P) Dito Dewantoro release sebagai Co Pilot BO-105 (Bolkow). Ketiga penerbang tersebut menjalani tradisi Mandi Oli seusai turun terbang final check as Captain dan Copilot. 

 
Tentunya pelaksanaan Tradisi di lingkungan Skuadron 400 tersebut tetap memperhatikan physical distancing, menggunakan masker untuk antisipasi penyebaran Covid-19. Kegiatan tradisi tersebut diawali oleh Sambutan Komandan dan pembekalan kepada seluruh Captain Pilot dan Co pilot baru tentang penugasan kedepan. Kemudian tradisi tersebut dilanjutkan dengan penyiraman Ketiga penerbang dengan Oli bekas, kemudian dilanjutkan dengan pemandian ketiga penerbang tersebut di Sungai depan Skuadron 400 sebagai wujud pembersihan dari segala kesalahan saat menjadi Siswa Training dan Sebagai tanda Resminya ketiga penerbang tersebut release menjadi Captain dan Copilot Helikopter BO-105 (Bolcow).
 
Diharapkan untuk kedepannya Penerbangan Angkatan Laut akan lebih banyak lagi mencetak para Captain Pilot dan Co Pilot Helikopter baru demi mendukung berjalannya kegiatan Operasional Skuadron 400. Kedepannya TNI Angkatan Laut akan kedatangan beberapa buah Helikopter terbaru yang nantinya akan diawaki para Penerbang penerusnya. Dan semoga Tradisi mandi Oli bekas ini masih tetap dilakukan dan terjaga hingga nanti. “Jika bukan kita yang melestarikan Tradisi, siapa lagi?” Begitu imbuh Komandan Skuadron 400 dalam pemberian sambutannya.
 


Anda pembaca ke 229 dari 229