SOLO PATTERN SISWA DIKPABANG XXIV FASE TERBANG LATIH MULA
Juanda
Diposkan oleh renbang 10 Januari 2020 pukul 11:39:24PM

Reporter : Pen_Puspernerbal
Editor : Mayor_Solikhin
Fotografer : Letkol_Triwibowo

 Jum'at, 10 Januari 2020, Matahari pagi masih belum bersinar ketika Instruktur Pilot Kapten Laut (P) Marco dan Siswa Dikpabang XXIV melaksanakan Morning brief . Kegiatan briefing dilaksanakan di Dispatch Lanudal Juanda(Tower lama Bandara Juanda), Surabaya merupakan persiapan melaksanakan check solo terhadap siswa penerbang yang menurut penilaian para instruktur sudah aman untuk melaksanakan terbang secara sendiri/ solo. Bila penilaian oleh instruktur siswa memenuhi syarat dan aman maka dilanjutkan solo pattern .

Pelaksanaan release solo pattern hari ini dilaksanakan terhadap 2 siswa Dikpabang XXIV secara bergantian atas nama Letda Laut (P) M. Nur Hadi Iswan dilanjutkan Letda Laut (S) Jonathan Bagus menggunakan pesawat Tampico TB-9. 

Sehari sebelumnya telah dilaksanakan release 2 siswa Dikpabang XXIV atas nama Letda Laut (P) Wimam's Wibisono Wibowo callsign Sierra T-2401, dilanjutkan siswa atas nama Letda Laut (P) M. Prayoga callsign Sierra T-2402. 
 

Solo Pattern Exercise merupakan salah satu fase yang tidak boleh tidak harus dilalui oleh siswa penerbang untuk melanjutkan fase selanjutnya, dimana pada saat melaksanakan Solo pattern exercise siswa dituntut untuk mampu melaksanakan take-off/landing dengan kemampuannya sendiri tanpa didampingi oleh instruktur pilot.

Pelaksanaan solo patern di Bandara Juanda mempunyai tantangan tersendiri, karena Bandara Juanda merupakan Bandara Internasional yang mempunyai kepadatan lalu lintas tinggi. Menurut General Manager AirNav cabang Surabaya Yasrul, September 2019 , sedikitnya ada 400 pesawat yang terbang dan mendarat di Bandara Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, setiap harinya. Ratusan pesawat baik rute domestik maupun internasional yang ada di sana menjadikan Bandara Juanda sebagai salah satu bandara terpadat di Indonesia.
 
 
Mulai ada yang berbadan besar, sedang, dan kecil, baik untuk penerbangan sipil maupun militer.


Anda pembaca ke 256 dari 256