HELI BELL-412 SKUADRON 400 WING UDARA 2 BERPARTISIPASI DALAM GARUDA DI LAUTKU DI PULAU KODINGARENGKEKE
Makasar
Diposkan oleh renbang 15 Maret 2020 pukul 09:43:10AM

Reporter : Pen_Wing2
Editor : Mayor_Solikhin
Fotografer : Letkol_Triwibowo

Makasar (15/03), Kota Makasar sebagai ibu kota provinsi Sulawesi Selatan menawarkan wisata bawah air yang mengagumkan, bahkan namanya cukup dikenal wisatawan manca negara maupun dalam negeri yang setiap tahunnya berkunjung ke Kota Makasar.
 
Salah satunya adalah Pulau Kodingarengkeke yang menawarkan keindahan bawah laut berupa terumbu karang dan hamparan pasir putih yang menggoda wisatawan untuk menikmati keindahan alam dengan berjemur di pantai maupun menyelam.
 
Untuk menjaga potensi wisata dan warisan keindahan bawah laut tersebut TNI Angkatan Laut menyelenggarakan kegiatan “Garuda Di Lautku” yang dilakasanakan di Pulau Kodingarengkeke. Kegiatan yang melibatkan seluruh stakeholder kemaritiman ini juga melibatkan personel TNI Angkatan Laut, khususnya Puspenerbal yang pada kesempatan ini mengirimkan salah satu helikopternya untuk terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. 
 
Adapun helikopter yang ditugaskan adalah heli Bell-412 yang mempunyai kemampuan dalam dukungan logistik, evakuasi medis udara maupun SAR ini merupakan Alutsista jajaran pesawat udara Skuadron 400 Wing Udara 2. Dengan Captain Pilot Mayor Laut (P) Handra Mildiawan beserta lima personel lainnya memulai perjalanan ke Makasar dengan onboard di KRI TLE-517.  Kondisi  cuaca selama pelayaran sangat bersahabat selama perjalanan menuju Makasar memakan waktu dua hari. Heli Bell-412 digunakan untuk Evakuasi Medis Udara (EMU).
 
 
Helikopter ini memiliki kemampuan yang mumpuni untuk melaksanakan tugas tersebut dengan adanya peralatan hoist yang memungkinkan helikopter mengevakuasi personel tanpa harus landing. Dengan keberadaan helikopter  yang onboard di KRI TLE-517 memberikan rasa aman kepada penyelam yang melaksanakan penyelaman di Pulau Kodingarengkeke.
 
Kegiatan “Garuda di Lautku” rencana akan dilaksanakan pada tanggal 18 Maret 2020. Panitia penyelenggara kegiatan beserta tim pendukung bekerja keras agar kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan aman serta menorehkan sejarah yang manis dalam upaya pemanfaatan potensi maritim yang ada di lautan nusantara.


Anda pembaca ke 184 dari 184