WADAN PUSPENERBAL MEMIMPIN LAPORAN KORPS KENAIKAN PANGKAT PERIODE 1 OKTOBER 2020
Juanda
Diposkan oleh renbang 1 Oktober 2020 pukul 08:31:36PM
Update terakhir 01/10/2020, 08:31:36PM

Reporter : Pen_Pus
Editor : Maysolikin
Fotografer : Pen_Pus

Sidoarjo (1/10/2020). Wakil Komandan Puspenerbal (Wadan Puspenerbal) Laksamana Pertama TNI Sisyani Jaffar, S.M., memimpin acara laporan Korps kenaikan pangkat Perwira, Bintara dan Tamtama Puspenerbal periode 1 Oktober 2020, bertempat di Hanggar Fasharkan Pesud, Juanda, Kamis (1/10/2020).

Acara laporan Korps kenaikan pangkat tetap mempedomani protokol kesehatan seperti menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan.

Laksma TNI Sisyani Jaffar  menyampaikan, bahwa seluruh prajurit Puspenerbal yang memperoleh kenaikan pangkat periode 1 Oktober 2020 sebanyak 65 orang, terdiri dari 12 Perwira, 32 Bintara dan 21 Tamtama.

“Saya turut bangga atas kenaikan pangkat yang diperoleh para prajurit Puspenerbal, dengan harapan agar kenaikan pangkat ini dapat menjadi pendorong semangat pengabdian yang lebih baik dalam meningkatkan kualitas diri serta prestasi kerja di masa mendatang,” ujar Wadan Puspenerbal dalam menyampaikan amat pada pelaporan kenaikan pangkat.

Turut hadir dalam acara tersebut, Irpuspenerbal, Para Direktur Puspenerbal, Danlanudal Juanda, Dan Wing Udara 2, Kafasharkan pesud, serta para kasatker dijajaran Puspenerbal

Kemudian acara dilanjutkan Upacara Pringatan Hari Kesaktian Pancasila.  Sebagaimana instruksi dari pemerintah Upacara Pringatan Hari Kesaktian Pancasila dilakukan secara virtual, karena mengingat situasi pandemi COVID-19 masih berlangsung. Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2020 mengambil tema  "Indonesia Maju Berlandaskan Pancasila".

Setelah upacara selesai dilanjutkan dengan acara tasyakuran kenaikan pangkat periode 1 Oktober 2020. dalam acara tasyakuran tersebut disi dengan ceramah agama ileh Al-Ustadz KH. Ahmad Muzakki Al-Hafidz dari surabaya. dalam ceramahnya beliau menyampaikan beberapa poin diantaranya, "hendaknya kita amanah dalam mengemban jabatan yang Allah berikan kepada kita serta hati-hati dengan harta yang haram karena kelak akan dimintai pertanggung jawabannya diakhirat".

 

 



Anda pembaca ke 68 dari 68