PRAJURIT TNI AL TANJUNGPINANG LAKSANAKAN UPACARA 17-AN
Juanda
Diposkan oleh renbang 17 Juli 2019 pukul 05:21:18PM
Update terakhir 18/07/2019, 07:18:32AM

Reporter : Padi_Wing1
Editor : MaySolik
Fotografer : Pen_Wing1

Prajurit TNI-AL wilayah Tanjungpinang melaksanakan  upacara  bendera 17-an yang diadakan di Lapangan Mako Wing Udara 1 Puspenerbal, Rabu (17/07/2019). Adapun  yang  menjabat  Inspektur  upacar Letkol Laut (P) CH.Benny Purwoko, M.Tr.hanla   dan   Kapten   Laut (E) Sakur  menjabat  sebagai  Komandan upacara.

Dalam  amanat   Panglima   TNI  yang  dibacakan  Inspektur upacara mengajak kita sebagai insan  yang  beriman  dan  bertakwa, tidak  henti-hentinya  memanjatkan  puji dan syukur kehadirat Tuhan  Yang  Maha  Esa, Allah SWT,  yang telah melimpahkan rahmat dan perlindunganya, sehingga kita dapat melaksanakan tugas demi bangsa dan negara.

Panglima  TNI   juga   mengatakan, TNI  harus  memelihara   dan  memperkuat   persatuan  dan kesatuan bangsa.  Persatuan  dan  kesatuan  merupakan modal utama bangsa Indonesia, mengingat ke-bhinneka-an  yang  kita miliki.  Tidak  salah  bila  para  pendiri  negara  ini  menetapkan  Bhinneka Tunggal  Ika  sebagai  semboyan  bangsa Indonesia. Para founding fathers telah menyadarinya sejak awal  perjuangan   kemerdekaan  dan  sekarang   tanggung  jawab   kita  semua  untuk   memastikan Bhinneka Tunggal Ika terjaga.

Salah satu hal yang mendasar dalam keberhasilan tugas pokok adalah sumber daya manusia yang  mendukung.  Sebagai  alat  pertahanan negara,   T NI  membutuhkan  prajurit-prajurit   yang profesional.  Profesionalisme  itü hanya  akan  bisa dicapai bila  setiap  prajurit  terdidik dan terlatih dengan baik.  Terdidik  dan  terlatih  untuk   melaksanakan   setiap  tugas  yang  menjadi   tanggung jawabnya. Terlebih tantangan yang akan kita hadapi di masa mendatang akan kemajuan kompleks. Kompleksitas  tersebut  menuntut  TNI  memiliki personel dan satuan yang adaptif. Kita tidak boleh terlena dengan berbagai kemajuan teknologi dan harus dapat mengeksploitasinya demi kemajuan TNI   tidak  lagi  dapat  bersikap  tertutup.  Tertutup dari segala perubahan dan kemajuan yang ada. 

Lain hal itu Panglima TNI juga menegaskan untuk selalu mewaspadai  upaya  memecah  belah, radikalisasi, maupun dampak negatif lainnya dari perkembangan lingkungan yang ada.  Nilai-nilai luhur  yang  menjadi  sendisendi  pengabdian  setiap prajurit TNI tidak boleh berubah. Sapta Marga, Sumpah  Prajurit,  dan  Delapan  Wajib  TNI  harus  mengalir  dalam  setiap  hembusan nafas prajurit dimanapun  berada  dan  bertugas. Pelihara  dan  tingkatkan  terus kemanunggalan  dengan rakyat. 

Pada   kesempatan   ini juga   panglima TNI   juga   mengajak, kita  semua  untuk berdoa bagi keselamatan rekan-rekan kita yang saat ini masih belum ditemukan. Saat ini pasukan yang ada terus berupaya   menemukan  12   prajurit   dan   Helikopter   Ml-17   yang   hilang  kontak  di Pegunungan Bintang, Papua.

Turut  hadir  dalam  upacara  Pasminlog  Wing  Udara 1, Danron  400 Wing Udara 1,Danpomal Lantamal IV, Pamen  Lantamal  IV,Pamen RSAL Midiyato S,Palaksa Lanudal TPI, Pamen Wing Udara 1 dan Pamen Lanudal Tanjungpinang serta pasukan upacara dari gabungan satuan TNI AL yang berada di Tanjungpinang. 
 
 
 
 


Anda pembaca ke 209 dari 209