POKOKNYA SAYA PENGIN SEHAT DAN SEKOLAH, TERBEBAS DARI CORONA ITU
Sidoarjo
Diposkan oleh renbang 18 Januari 2022 pukul 04:45:26PM
Update terakhir 18/01/2022, 04:45:26PM

Reporter : Penpus
Editor : Penpus
Fotografer : Penpus

Sidoarjo Puspenerbal, (18/1) 

Demikianlah ungkapan dari salah satu siswa setelah melaksanakan suntikan vaksin Covid-19. Ratusan Siswa Sekolah Dasar (SD) berbondong-bondong mendatangi Tenaga Kesehatan (Nakes) Rajawali Laut di Sekolah SD Muhammadiyah 3 Ikram Wage, Kecamatan Taman Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (18/1/2022). 

Kedatangan Tenaga Kesehatan Rumkital dr. Soekantyo Jahja Lanudal Juanda Puspenerbal di SD Muhammadiyah 3 Ikram Wage untuk memberikan vaksinasi Sinovac kepada siswa/siswi SD tersebut. Seorang Siswa, Nabila mengaku, senang mendapatkan vaksinasi Sinovac. "Saya merasa berterima kasih karena pokoknya saya kepengin sehat terbebas dari yang namanya virus Corona itu," kata Nabila, kepada Dispen Puspenerbal seusai mendapatkan vaksinasi Sinovac di sekolahannya.

Nabila mengatakan, dia sengaja berangkat pagi karena begitu semangat untuk divaksin. Nabila, tidak merasakan sakit sama sekali saat jarum vaksin disuntikkan ke lengan tangan bagian kiri. " Tidak rasain apa-apa, biasa saja. Tidak tahu kalau yang lain," ungkap dia. 

Hal senada juga disampaikan Iqbal, menurut Iqbal dirinya berangkat dari rumah sangat bersemangat karena akan mendapatkan suntikan vaksin. "Terima kasih untuk pelayanan dari Rumkital dr. Soekantyo Jahja Lanudal Juanda. Iqbal mengaku, hanya merasa sakit sebentar ketika jarum vaksin disuntikkan pada lengan tangan kirinya. "Cuma clekit gitu. Tapi setelah itu sudah biasa saja," terang dia. 

Kasubditkes Puspenerbal Letkol Laut (K) Joko mengatakan, “Vaksinasi ini penting karena anak merupakan mata rantai dari herd immunity. Karena kalau anak-anak ini sudah divaksin, terlindungi, maka kakek neneknya, yang dekat dengan yang bersangkutan, yang usia lanjut juga lebih aman, vaksinasi juga melindungi anak dari Covid-19.” Selain itu, untuk meningkatkan rasa percaya diri orang tua ketika anak akan memulai pembelajaran tatap muka di sekolah. pungkas Joko.

Sebelum divaksin, anak-anak terlebih dahulu harus melakukan skrining untuk mengetahui kondisi atau riwayat kesehatannya. Untuk diketahui sampai hari ke 86 Puspenerbal telah memvaksin sebanyak 58.803 orang.


Anda pembaca ke 74 dari 74