PERAYAAN NATAL TNI AL, CIPTAKAN KEHARMONISAN DALAM MENJALANKAN TUGAS SEBAGAI PRAJURIT PENGAWAL SAMUDERA
Juanda
Diposkan oleh renbang 22 Januari 2022 pukul 05:24:33PM
Update terakhir 27/01/2022, 05:24:33PM

Reporter : Pen_Kolat Penerbal
Editor : Penpus
Fotografer : Pen_Kolat Penerbal

Sidoarjo Puspenerbal, (21/1)

Pada hari Selasa, 18 Januari 2022 seluruh umat Nasrani Puspenerbal mengikuti perayaan Natal bersama Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Yudho Margono secara video conference. Kegiatan ini bertempat di Mako Kolat Penerbal dengan dihadiri oleh Komandan Kolat Penerbal, Kolonel Laut (P) Henoch Nasarius V., S.E., M.Tr (Han) selaku tertua umat Nasrani Puspenerbal bersama tiga puluh personel militer dan PNS.

Dalam perayaan Natal tahun ini mengangkat tema “Dengan Natal 2021 Personel TNI Siap Mewujudkan Cinta Dan Kasih Kristus Dalam Persaudaraan”. Perayaan terpusat di Gereja St. Yacobus, Jakarta dengan dihadiri langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Yudho Margono. Sekalipun jumlah jemaat yang hadir terbatas, hal tersebut tidak mengurangi kekhidmatan umat Nasrani Puspenerbal dalam menjalankan peribadatan kepada Tuhan Yang Maha Esa, salah satunya dengan merayakan Natal.

Dalam sambutannya, Kepala Staf Angkatan Laut berpesan kepada seluruh personel TNI Angkatan Laut yang beragama Nasrani agar selalu menjaga persatuan dan kesatuan agar senantiasa tercipta keharmonisan dalam menjalankan tugas sebagai prajurit pengawal samudera demi keutuhan NKRI.

Hal senada juga diungkapkan dalam ceramah yang disampaikan oleh Pastor Yoseph Maria Marcelinus Bintoro, S.Fil, M.Sc., Pr. Beliau menyampaikan, untuk senantiasa menjaga ketaatan. Baik ketaatan terhadap Tuhan Yang Maha Esa maupun kepada pimpinan. Karena dengan ketaatan akan tercipta tentara yang tangguh dan profesional dalam menjaga kedaulatan NKRI. Acara diakhiri dengan doa yang dipimpin oleh Prof. Dr. Ignatius Kardinal Suharyo selaku Ketua KWI, Uskup Umat Katholik TNI-Polri.

Acara ditutup dengan ramah tamah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, mengingat masih dalam masa pandemi Covid-19.



Anda pembaca ke 59 dari 59