DESA BUNCITAN SEDATI DISERBU TNI AL DENGAN VAKSINASI COVID-19
Juanda
Diposkan oleh renbang 6 Oktober 2021 pukul 08:31:55PM
Update terakhir 06/10/2021, 08:31:55PM

Reporter : Penpus
Editor : Maysolikin
Fotografer : Penpus

Puspenerbal, 6 Oktober 2021,---TNI AL terus menerus menggelar serbuan Vaksinasi bagi masyarakat maritim, kali ini serbuan digelar di Desa Buncitan Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo dengan sasaran 500 masyarakat maritim untuk menerima vaksin dosis pertama maupun dosis kedua, bertempat di Balai Desa Buncitan Kecamatan Sedati, Rabu (6/10).

“Kegiatan serbuan vaksinasi yang dilaksanakan merupakan upaya TNI AL untuk mendukung program pemerintah dalam percepatan vaksinasi Covid-19 serta mempercepat proses kekebalan kelompok (Herd Immunity) di Indonesia khususnya bagi masyarakat maritim di Desa Buncitan Sedati ini”, ungkap Kasubditkes Puspenerbal Letkol Laut (K) Joko.

Lebih lanjut dikatakan Kasubditkes Puspenerbal bahwa serbuan vaksinasi tersebut  sesuai dengan program prioritas dari Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., agar mengerahkan seluruh upaya untuk berperan aktif mendukung program pemerintah dalam upaya penanganan Covid-19 di Indonesia.

Tenaga kesehatan yang terlibat dalam pelaksanaan serbuan vaksinasi tersebut antara lain Rumkkital dr. Soekantyo Jahja Lanudal Juanda, dan personel administrasi dari Wing Udara 2 dan Mako Puspenerbal. Vaksin yang digunakan yaitu Sinovac dan Astrazeneca dan sampai hari ke 68 Puspenerbal telah memvaksin 49.311 orang. Dalam pelaksanaan kegiatan secara ketat menerapkan protokol kesehatan.

Kepala Desa Buncitan Nurhayati menyampaikan ucapan terimakasih kepada TNI AL melalui Puspenerbal, yang telah mengupayakan vaksinasi terhadap warga desanya untuk mendapatkan suntikan vaksinasi.

Nurhayati juga berharap agar masyarakat Desa Buncitan bisa terus sehat dan tidak ada lagi kasus corona di Desa Buncitan maupun nasional sehingga ekonomi, pendidikan, sosial bisa kembali normal.

Perlu diingat bahwa upaya pencegahan COVID-19 tentunya tetap harus disertai Protokol Kesehatan yang tetap diterapkan dengan memperhatikan 5M yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan serta mengurangi mobilitas.



Anda pembaca ke 24 dari 24