BALAI PENGOBATAN LANUDAL TANJUNGPINANG MELAKSANAKAN FOGGING DI SELURUH FASILITAS PANGKALAN
Tanjungpinang
Diposkan oleh renbang 21 Juli 2021 pukul 10:11:42PM
Update terakhir 21/07/2021, 10:11:42PM

Reporter : Pen_Lan TPI
Editor : Maysolikin
Fotografer : Pen_Lan TPI

Tanjungpinang, Komandan Pangkalan Udara TNI Angkatan Laut (Lanudal) Tanjungpinang Kolonel Laut (P) Heru Prasetyo memerintahkan kepada Ka. Balai Pengobatan agar melaksanakan fogging/pengasapan di lingkungan kerja Mako Lanudal Tanjungpinang serta Wing Udara 1 guna memininalisir penyebaran virus demam berdarah. Kegiatan Ini dilaksanakan di 2 titik yaitu di Gedung Perkantor Lanudal Tpi serta Wing Udara 1 di Jln Nusantara Km 12,5  Tanjungpinang, Rabu (21/07/21).

 
Menurut Pgs. Ka BP Lanudal Tanjungpinang Lettu Laut (K/W) drg. Ade Susanti, dengan tetep Menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19 kegiatan pengasapan/fogging ini kami laksanakan karena adanya 2 (dua) kasus temuan sakit demam berdarah di komplek Rumdis Lanudal Tanjungpinang yang disebabkan oleh virus dari nyamuk Aedes Aegypti, dengan ciri-ciri belang-belang putih disekitar tubuh dan kakinya dan nyamuk ini menularkan virus ke manusia melaui gigitan ke dalam kulit.
 
Upaya preventif harus dilakukan dengan adanya perubahan Cuaca  untuk mencegah munculnya kembali DBD dimulai dengan 3 M Plus menguras, menutup, dan mengubur barang bekas terutama yang berbentuk cekung ditambah dengan abatisasi, memelihara ikan kecil agar bisa memakan jentik nyamuk ujarnya.
 
kami mencoba memfokuskan penyemprotan pada titik-titik rawan penyebaran virus seperti Parit, Got jalanan, dapur rumah, kamar mandi dan ruangan-ruangan perkantoran serta rumah itu sendiri.
 
Fogging atau pengasapan dilakukan sebagai salah satu metode pengendalian faktor penyebab penyakit DBD,  kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan mesin yang dapat mengeluarkan asap berisi insektisida. Insektisida inilah yang kemudian akan bekerja membunuh nyamuk dewasa penyebab menyebarnya penyakit DBD. Biasanya, insektisida yang digunakan ada beberapa jenis meliputi malathion, cypermetrin, alfacypermetrin, pirimiphos-methyl, temephos dan pyriproxyfen.
 
Perlu anda ketahui bahwa fogging dipercaya efektif sebagai upaya penanggulangan saat terjadi kasus Kejadian Luar Biasa (KLB) atau wabah penyakit DBD di suatu daerah, yakni ketika populasi nyamuk dewasa sedang tinggi. Fogging dengan cepat menurunkan populasi nyamuk. Meski demikian, untuk memenuhi target, fogging harus dilakukan sesuai aturan.
 
Kegiatan fogging ini diharapkan menciptakan lingkungan dan Rumdis Lanudal Tanjungpinang  tetap terlindungi dan terjaga dari penyebaran Virus Demam Berdarah Dengue. (Pen-Lanudal Tanjungpinang).


Anda pembaca ke 179 dari 179