PELATIHAN TEKHNIK PENYELAMATAN DI KETINGGIAN POTENSI SAR PRAJURIT LANUDAL BIAK
Biak
Diposkan oleh renbang 22 November 2020 pukul 07:28:54PM
Update terakhir 22/11/2020, 07:28:54PM

Reporter : Pen_Lan_Biak
Editor : Mayor_Solikhin
Fotografer : Pen_Lan_Biak

Biak - Komandan Lanudal Biak Letkol Laut (KH) Dr. Martinus D.A.W., S.S., S.H., M.A.P mengikutsertakan dua orang personelnya dalam Program Pelatihan Potensi SAR Tekhnik Penyelamatan di Ketinggian yang dilaksanakan dan diselenggarakan di Kantor Pencarian dan Pertolongan Biak Numfor.

Tekhnik Penyelamatan di Medan Ketinggian (High Angle Rescue Technique) merupakan upaya pertolongan atau evakuasi korban musibah yang dilakukan di tempat yang memiliki perbedaan ketinggian berbentuk vertical atau high angle, sehingga tak jarang evakuasi di medan ketinggian sering disebut pula sebagai Vertical Rescue.

Vertical Rescue secara riil seringkali terjadi di lokasi bertebing, pegunungan atau lembah curam hingga tak jarang melibatkan unsur heli untuk melakukan Evakuasi Medis Udara (EMU) saat medan tak memungkinkan untuk dilalui kendaraan darat. Usaha penyelamatan korban dengan metode tersebut memiliki tingkat resiko bahaya yang sangat tinggi hingga memerlukan tekhnik dan ketrampilan khusus pada saat menaikan maupun menurunkan korban menggunakan tali dengan aman dan selamat.
 
 

Program latihan yang berlangsung selama 3 hari dan berlokasi di Jl. Raya Bosnik No.111 Kampung Swapodipo Biak Timur ini dibuka secara langsung oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Biak, Gusti Anwar Mulyadi, S.H pada Senin (16/11) yang mana kegiatan tersebut dihadiri pula oleh Komandan Lanudal Biak, Danyon Kopaskhas 468 Sarotama, GM PAP I Biak, Kacab Airnav, Kepala BPBD Biak serta unsur elemen masyarakat lainnya.

Sebanyak 25 peserta yang terdiri dari satuan TNI/Polri, Stakeholder serta elemen masyarakat diberikan beberapa materi pelatihan meliputi Substansi Basarnas, Medical First Responder (MFR), Pengetahuan Tali dan Simpul, Anchoring, Belay, Ascend/Discend, Vertical Rescue serta Aplikasi Lapangan.

Dalam sambutannya Senin yang lalu, Gusti mengungkapkan selain sebagai ajang silaturahmi dan saling bertukar ilmu, skill serta kemampuan individu maupun tim, program pelatihan tersebut juga merupakan salah satu wadah untuk meningkatkan kerjasama antar instansi terkait Potensi SAR di wilayah Kantor Pencarian dan Pertolongan Biak. Selain itu Ia juga menambahkan, mengingat kondisi geografis pulau Biak yang memiliki banyak tebing serta lembah, maka latihan potensi SAR yang diselenggarakannya kali ini terfokus pada materi Tekhnik Penyelamatan di Ketinggian.

Sementara itu, ditemui di halaman Kantor Pencarian dan Pertolongan Biak, Rabu (18/11), Komandan Lanudal Biak yang secara langsung turut memantau jalannya pelatihan mengungkapkan harapannya bahwa dilaksanakannya kegiatan tersebut seyogyanya dapat meningkatkan kemampuan maupun ketrampilan personel potensi SAR di wilayah Biak serta meningkatkan sinergisitas antar potensi SAR di Biak.

Pelatihan yang diselenggarakan berdasarkan Program Kerja Kantor Pencarian dan Pertolongan Biak Tahun Anggaran 2020 tersebut resmi ditutup pada Rabu (18/11) usai pelaksanaan aplikasi lapangan di halaman Kantor Pencarian dan Pertolongan Biak.
 


Anda pembaca ke 99 dari 99