OPTIMALKAN PERTUMBUHAN BIBIT PISANG DAN PEMBESARAN IKAN WING UDARA 2 GANDENG PENYULUH PERTANIAN DAN PENYULUH PERIKANAN
Juanda
Diposkan oleh renbang 22 Juli 2020 pukul 09:40:43PM

Reporter : Pen_Wing2_Juanda
Editor : Mayor_Solikhin
Fotografer : Letkol_Triwibowo

Juanda - Dalam rangka mengoptimalkan pertumbuhan tanaman pisang dan pemeliharaan ikan di lahan ketahanan pangan,  Wingudara 2 menggandeng penyuluh pertanian dan penyuluh perikanan Dinas pertanian dan perikanan Sidoarjo, Rabu 22 Juli 2020.

Setelah dilaksakan penanaman bibit pisang cavendis dan penebaran benih gurami serta nila secara serentak pada Minggu 19 Juli 2020, maka perlu tindakan- tindakan yang tepat agar pertumbuhan optimal dan terhindar dari penyakit, Komandan Wing udara 2 Kolonel Winardi, S.H.,M.H. mengundang penyuluh pertanian dan penyuluh perikanan untuk memberikan pengalaman, saran tindak dan teknik- teknik dalam pemeliharaan bibit pisang di masa pertumbuhan. 

Pada pukul 08.30 Wib saat sinar matahari yang mulai terik , empat orang penyuluh pertanian yaitu: Bapak Yuliana S., S.T., Ibu Dwi Noviati, S.P., Ibu Sri Utami, S.P., memberikan pengalaman,  pengarahan dan teknik-teknik mulai dari teknik penyiraman, pemberian pupuk untuk merangsang pertumbuhan dan selalu mengecek kondisi tanaman. Hal ini diberikan langsung di lokasi dan praktikkan oleh personel Wing udara 2.

Sedangkan Penyuluh perikanan yaitu Ibu Dewi Ratih, S.Pi., dan Bapak Freegied Satria W, S.Pi., sebelum memberikan saran tindak dalam pemeliharaan , berdua dibantu anggota Skuadron Markas mengukur kadar oksigen dalam air dan mengukur PH air serta berkeliling kolam untuk melihat kondisi benih yang baru ditebar. Dari hasil pengukuran didapat data yg melegakan, bahwa kondisi air bagus untuk pertumbuhan ikan, namun dari hasil pengamatan secara visual beberapa ikan nampak terkena penyakit yang diakibatkan proses pemindahan/ pengangkutan. Sedangkan saran tindak yang dianjurkan antara lain: perlunya penaburan garam tanpa yodium ke semua kolam, pemberian kotoran ayam dalam karung di tiap sisi kolam untuk menumbuhkan plankton dan penanaman tumbuh-tumbuhan  untuk pakan.
 
 
Hal ini dilaksanakan untuk mengurangi ketergantungan terhadap pakan kimia ataupun pelet, sehingga di samping terjaga kondisi kolam juga mengurangi biaya produksi. Pada pukul 11.00 Wib para penyuluh pertanian dan penyuluh perikanan meninggalkan lokasi.


Anda pembaca ke 218 dari 218