KOMANDAN LANUDAL JUANDA DIWAKILI DANSATGASPAM MENGHADIRI ACARA PRESS CONFERENCE PENGGAGALAN PENYELUNDUPAN NPP OLEH BEA CUKAI JUANDA
Juanda
Diposkan oleh renbang 27 September 2020 pukul 08:00:19PM
Update terakhir 27/09/2020, 08:00:19PM

Reporter : Pen_Lan_Juanda
Editor : Mayor_Solikhin
Fotografer : Sumar

Juanda - Komandan Lanudal Juanda diwakili Dansatgaspam Bandara Juanda Mayor Laut (T) Fery Hermawan menghadiri Press Conference Penggagalan Penyelundupan NPP Oleh Bea Cukai Juanda di Ruang Aula KPPBC tipe Madya Pabean Juanda. Jumat (25/09/2020).

Sebelum memasuki ruangan kepada tamu undangan yang hadir selalu melaksanakan protokol kesehatan dengan tes suhu, memakai masker, menjaga jarak dan menggunakan Hansanitizer untuk melindungi diri atau mencegah musibah  Virus Corona (Covid-19).

Dansatgaspam Bandara Juanda pada rapat Press Conference Penggagalan Penyelundupan NPP Oleh Bea Cukai Juanda dalam mengagalkan penyelundupan 3 kg sabu asal Malaysia, Serbuk haram tersebut diamankan petugas dari seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Probolinggo.

Kepala Bea Cukai Juanda Budi Harjanto mengatakan untuk mengelabui petugas, 3 kg sabu tersebut disimpan di dalam puluhan stop kontak listrik. Namun, upaya tersebut gagal, setelah petugas curiga dengan barang bawaan pelaku berupa stop kontak lisrtrik dengan jumlahnya cukup banyak, ini memang aneh, stop kontak dibawa dari Malaysia. Kami periksa pakai x-ray dan kami melihat ada sesuatu di dalam barang bawaan itu. Kami langsung uji laboratorium di BNNP (Badan Narkotika Nasional) dan hasilnya positif sabu.
 
 
Dari hasil penyelidikan, sabu senilai Rp 3 miliar tersebut hendak dikirim kepada seseorang di Surabaya dan akan diedarkan di Madura. 

Sementara itu tersangka berdalih tidak mengenal seseorang yang menitipkan sabu 3 kg tersebut. Dia hanya diberi pesan dan dijanjikan uang. “Janjinya mau diberi Rp 30 juta. Tetapi, saya baru diberi Rp 1,5 juta. Sisanya dibayar saat barang sampai.

Turut hadir rapat :
Mayor Pom Robert


Anda pembaca ke 171 dari 171