DANLANUDAL BIAK MENGHADIRI PERTEMUAN PEMDA BIAK NUMFOR DENGAN KEPALA LAPAN PUSAT RI BESERTA KEPALA LAPAN DALAM RANGKA PEMBANGUNAN BANDAR ANTARIKSA DI KABUPATEN BIAK NUMFOR
Biak
Diposkan oleh renbang 14 Februari 2020 pukul 05:45:53PM

Reporter : Pen_LanBiak
Editor : Mayor_Solikhin
Fotografer : Pen_LanBiak

Komandan Lanudal Biak Mayor Laut (T) Moeis syaifudin,S.T,M. melaksanakan pertemuan Pemerintah Daerah Biak Numfor, Forkopimda, dengan Kepala Lapan Pusat beserta Kepala Balai Satelit, Pengamatan Antariksa dan Atmosfir serta penginderaan Jarak Jauh Biak dalam rangka melaksanakan kunjungan kerja membahas rencana pembangunan Bandar Antariksa di Kab. Biak Numfor.
 
Bertempat di Gedung Negara Guest House Biak Numfor Jl. Ridge I. Dalam sambutannya Prof. Thomas Djamaluddin (Kepala Lapan Pusat RI) Rencana besar yang merupakan amanat rakyat dalam undang-undang ke antariksaan Negara Indonesia dalam hal ini Lapan bukan hanya sebagai lembaga penelitian dan pengembangan tetapi sebagai penyelenggaraan pembuatan dan pengoprasian.
 
Dalam perjalannya hingga saat ini kita telah meluncurkan 3 buah satelit dan pada pertengahan tahun ini kita berencana meluncurkan satelit ke 4 yang akan di luncurkan di Indonesia sendiri. Alasan kenapa Biak di pilih menjadi Bandar Antariksa adalah karna posisi Pulau Biak yang strategis di karenakan dekat dengan garis equator dimana garis equator merupakan titik terbaik untuk meletakan satelit-satelit yang kita luncurkan. 
 
Hal tersebut pula yang mengundang mitra-mitra Internasional maupun dari pihak swasta sangat berminat untuk menjadikan Biak sebagai Bandar Antariksa dengan jarak dengan garis equator hanya 1° Lintang Selatan dan menghadap ke laut lepas.
 
Dari segi perhitungan pasar tentu tempat peluncuran yang dekat dengan garis equator sangat menguntungkan maka dari itu sudah banyak pihak swasta yang sudah mulai mendekat untuk bermitra dengan Lapan agar menyiapkan pembangunan di Biak.
 
Dalam pembangunannya Lapan berharap dapat membangun Badan Antariksa sekala besar. Lapan sedang membuat roket bertingkat dengan bobot  50 kg dan dapat meluncur sejauh 200 - 300 km dengan ketinggian 500-600 km.
 
Dengan adanya dukungan dari Pemda Biak. Apabila memang benar telah di siapkan segala kebutuhan baik lahan dan sebagainya kami akan  pertahankan program ini untuk membangun Badan Antariksa di Biak dan dengan harapan menjadikan Biak khususnya Negara Indonesia dapat memiliki fasilitas sebuat pulau dimana di dalamnya tidak hanya terdapat tempat peluncuran roket, akan tetapi memiliki pabrik roket dan satelit sendiri yang di sebut sebagai "Space Island." Semoga Biak menjadi harapan untuk Negara Indonesia memiliki "SPACE ISLAND" di Kab. Biak Numfor.
 
Dalam sesi tanya jawab Danlanudal Biak memberikan saran agar pada saat program pembangunan Bandar Antariksa nantinya terealisasi agar SDM dari putra-putri daerahlah yang akan membantu mengisi pembangunan hingga bisa dapat ikut bekerja dalam mengoprasikan dan merawat Bandar Antariksa yang berada di Biak.
 
 
Turut hadir Prof. Thomas Djamaluddin (Kepala Lapan Pusat), Prof. dr. ir. Sri Erna Adiningsih M.Si (Sestama Lapan Pusat), Dian Yudistira, S.Kom (Kepala Balai Lapan Biak), Ibu Milka Rumaropen (Ketua DP Kabupaten Biak Numfor), Markus O. Mansbembra, SH, MM. (Sekda Kab. Biak Numfor), Bpk. Zacharias L. Mailoa, ST., MM (Kadis PU Kab. Biak Numfor)Bpk. Ir Andreas.F. Lameki. MM (Asisten III Pemda Biak), Kolonel Arm Sumanto (Kasi Ter Korem 173/PVB), Letkol Inf Ricardo Siregar, SH.M.Tr (Han) (Komandan Kodim 1708/BN)Letkol Pnb Kholik (Pabandya Ops Kosekhanudnas IV), Letkol Sus Ruddy Sonny (Kakum Lanud Manuhua), Mayor Laut (KH) Wawan Triyono (Pabandya Lidpulta Guskamla Koarmada III), Mayor Laut (T) Moeis Syaifudin., S.T,. M.M (Danlanudal Biak)Kapten Laut (P) Agus Suryadi (Pasintel Lanal Biak), Dr. Robertus Heru (Kepala Pusat Penerbangan dan Antariksa) , dan Bpk Wilson J. Titahena (Kepala Bappeda Kab Biak Numfor).


Anda pembaca ke 265 dari 265