UPACARA HUT PENERBANGAN TNI AL KE 60 TA. 2016
Diposkan oleh renbang 17 Juni 2016 pukul 08:14:06PM
Update terakhir 24/06/2016, 09:03:00AM

Upacara HUT Penerbangan TNI AL merupakan kegiatan untuk mengenang dan memperingati terbentuknya Penerbangan TNI AL sebagai tulang punggung kekuatan pertahanan negara, sekaligus sebagai momentum bagi prajurit penerbang matra laut untuk mengenang dan menghargai jasa para pendahulu, mempertahankan nilai-nilai heroik dan semangat pengabdian tanpa pamrih serta meneruskan perjuangan kekuatan Penerbangan TNI AL guna mewujudkan kekuatan TNI AL yang handal dan disegani sebagai kekuatan pertahanan maritim dalam mendukung program pemerintah mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

 

Tema HUT Penerbangan TNI AL ke-60 tahun 2016 yaitu “Menuju Penerbangan TNI AL yang handal dan disegani serta berkelas dunia’. Dalam pelaksanaannya, seluruh rangkaian kegiatan HUT Penerbangan TNI AL tahun 2016 dipusatkan di Puspenerbal, dengan melaksanakan berbagai kegiatan, diantaranya pertandingan bola volley putra dan putri, Bhakti Sosial Donor Darah, Anjangsana Warakawuri, Seminar Nasional, Ziarah Taman Makam Pahlawan, Tasyakuran dan menyantuni anak yatim piatu  serta  puncaknya, yaitu Upacara Parade dan Defile.

Hari ini, Jumat tanggal 17 Juni 2016 di Apron Hanggar Lanudal Juanda,  merupakan acara puncak peringatan HUT Penerbangan TNI AL ke-60 tahun 2016 dengan kegiatan Upacara Parade dan Defile, Demo Kesiapsiagaan Crew Pesud dan Penampilan Juanda Harmoni Flight. Pasukan upacara terdiri dari Korsik Lantamal V Surabaya, Kompi Perwira Gabungan Pama, Kompi Penerbangan Puspenerbal, Batalyon I Penerbangan TNI AL, Batalyon II Koarmatim, Batalyon III Kobangdikal, Batalyon IV Marinir, Kompi PNS wilayah Surabaya dan Kompi SMK Penerbangan.

Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P. bertindak sebagai inspektur upacara, menyerahkan Penganugrahan Tanda Kehormatan Republik Indonesia, kepada prajurit yang telah menunjukkan kesetiaan dan pengabdiannya kepada bangsa dan negara.  Dianugrahkan Tanda Jasa Satyalancana Dharma Samudra,  kepada Letkol Laut (P/W) Ni Ketut Prabhawati Nrp 10220/P jabatan Palaksa Lanudal Juanda, Tanda Jasa Satyalancana Kesetiaan 24 tahun, kepada Kapten Laut (T) Edy  Prayitno Nrp 12294/P jabatan Kadiv Harpesud Satap Flight IV Har Ron 200 Wing Udara 1 Puspenerbal, Tanda Jasa Satyalancana Kesetiaan 16 tahun, kepada Serma Bek/W Dyah Permani Nrp 94437 anggota Ditrenbang Puspenerbal dan Tanda Jasa Satyalancana Kesetiaan 8 tahun, kepada Kelasi Kepala Ttu Danar Viastana Nrp 11172 anggota Wing Udara 1 Puspenerbal. Dalam upacara memperingati HUT Penerbangan TNI AL tersebut, dihadiri oleh Pejabat Utama Mabesal, Muspida TK-I Jatim dan TK-II Sidoarjo, Sesepuh Penerbangan TNI AL, Pangarmatim, Dankobangdikal, Gubernur AAL, Pangdam V/Brawijaya, Kapolda Jatim,  Danlantamal V, Danpasmar 1, Balakpus Mabesal di Surabaya, Danlanud Surabaya dan Kapolres Sidoarjo serta instansi terkait.

Dalam perjalanan pengabdian Penerbangan TNI AL telah memberikan sumbangsih nyata  dalam berbagai kegiatan dan operasi didalam negeri seperti operasi Trikora, Dwikora, penumpasan PGRS dan PARAKU, Cendrawasih II, Seroja, Pengusiran kapal Lusitania Expresso serta Operasi Pemulihan Keamanan di Aceh.

Selain pada lingkup nasional, Penerbangan TNI AL juga berkiprah pada lingkup internasional. Sejak tahun 2009 TNI Angkatan Laut telah mengirimkan KRI beserta  Helikopter dalam operasi perdamaian PBB di Lebanon. Demikian pula pada tahun 2011, Penerbangan TNI AL juga menjadi bagian Satgas MERAH PUTIH  untuk membebaskan MV. Sinar  Kudus beserta ABKnya dari pembajakan di perairan Somalia. Berbagai latihan Bilateral maupun Multilateral juga telah diikuti oleh Unsur/Pesud Penerbangan TNI AL.

Selain itu, pesawat udara TNI AL berpartisipasi dalam operasi Search and Rescue kecelakaan penerbangan sipil diantaranya maskapai Adam Air yang jatuh di Selat Makasar dan maskapai Air Asia yang jatuh di Selat Karimata. Tidak kalah penting, unsur-unsur penerbangan TNI AL juga terlibat dalam pembebasan 14 WNI yang disandera oleh kelompok Abu Sayyaf di wilayah Sulu Filipina beberapa waktu yang lalu. Keberhasilan pelaksanaan operasi dan latihan tersebut tentunya menjadi kebanggaan, khususnya bagi seluruh jajaran penerbangan TNI AL yang telah menyiapkan unsurnya dengan maksimal dan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya.

Dengan diselenggarakan HUT Penerbangan TNI AL ini, selain untuk mengingat sejarah dan pengabdian penerbangan TNI Angkatan Laut bagi kemajuan bangsa, juga sebagai ungkapan rasa syukur dan kesempatan yang baik untuk melaksanakan evaluasi pelaksanaan tugas-tugas yang telah dilaksanakan guna peningkatan kinerja penerbangan TNI Angkatan Laut di masa yang akan datang.

 



Anda pembaca ke 867 Orang