SERAH TERIMA PESAWAT CN-235 220 PATMAR P-862
Diposkan oleh renbang 22 September 2014 pukul 01:11:03PM
Update terakhir 22/09/2014, 01:42:35PM

          Rabu, (17/9) 2014 satu buah Pesawat Udara (Pesud) CN-235 220 Patmar diserahterimakan dari PT. Dirgantara Indonesia (PTDI) kepada Kemhan yang diserahkan langsung kepada TNI AL dalam hal ini Puspenerbal. Acara ini berlangsung di Apron Base Ops Lanudal Juanda Surabaya yang dihadiri oleh Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prof.Dr.Purnomo Yusgiantoro, Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A. dan Direktur PTDI Bapak Budi Santoso.  Direktur PTDI mengatakan “CN-235 secara keseluruhan sudah memenuhi kebutuhan dan teknologi yang digunakan sudah yang terbaik. Kalaupun ada pengembangan lagi, bisa dilakukan di mission system nya saja.”

 

         Pada kesempatan itu juga Danpuspenerbal Laksamana Pertama TNI Sigit Setiyanta juga menyampaikan “Pesawat ini mampu berpatroli selama 9 jam, dengan ketinggian 25.000 kaki. Didalam pelaksanaan Patroli Maritim (Patmar) kecepatannya juga meningkat hampir dua kali lipat; kalau dulu dengan Cassa Patmar kecepatannya 140 knot, dengan CN-235 ini menjadi 200 knot. Jarak jangkaunya lebih jauh, bisa meng-cover seluruh area khususnya di pulau-pulau terluar. CN-235 ini akan dioperasikan sepanjang tahun bersama pesawat Cassa Patmar lainnya. Pengoperasiannya bisa diatur antara wilayah Barat dan Timur dengan perpaduan Cassa Patmar dan CN-235.” “Dengan Pesawat ini pemantauan bisa lebih baik, peralatannya juga cukup canggih, bayangkan saja banyak hal yang bisa ditangkal seperti illegal logging, illegal fishing”, demikian kata Menhan. Penyerahan Pesud dengan nomor lambung P-862 merupakan yang ketiga kalinya dari 12 buah Pesud yang akan diserah terimakan kepada TNI dalam hal ini TNI AL. Pesud ini menambah kekuatan baru bagi TNI AL sebagai mata, telinga dan kepanjangan tangan dari operasi yang dilaksanakan oleh KRI baik operasi tempur maupun operasi keamanan laut. 

        Pengadaan Pesawat ini adalah bagian dari rencana pemenuhan kebutuhan Minimum Essential Force (MEF) Alutsista TNI AL hingga tahun 2024.

        Penambahan Alutsista ini diantaranya untuk pesawat latih, helikopter AKS Anti Kapal Selam), helikopter AKPA (Anti Kapal Permukaan Atas air). Total diperkirakan akan ada penambahan mencapai 50 pesawat udara dan helikopter.



Anda pembaca ke 986 Orang