PUSPENERBAL PERINGATI UPACARA 17 AN
Diposkan oleh renbang 17 April 2018 pukul 02:47:33PM
Update terakhir 17/04/2018, 10:28:24PM

Upacara 17 an yang digelar setiap bulannya pada tanggal 17 mempunyai makna tertentu yaitu betapa sulitnya perjuangan para pahlawan terdahulu untuk merebut kemerdekaan dari tangan penjajah, para pejuang merebut kemerdekaan tidak dengan cara yang mudah, mereka bahkan harus mengorbankan diri mereka sendiri untuk meraih kebebasan dari tangan penjajah. Sehingga peringatan upacara bendera 17 an mengajak kita untuk selalu mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan RI dan juga meninggkatkan rasa nasionalisme kita terhadap RI dengan penghormatan kepada sang saka marah putih maupun pembacaan pembukaan Undang-undang Dasar 1945 (red.).

Hari ini (17/04/2018) tepat pukul 07:00 wib pagi  tadi Puspenerbal melaksanakan upacara 17 an di lapangan Apron Hanggar 1 Fasharkan Pesud Puspenerbal yang dipimpin oleh Inspektur Upacara Kafasharkan Pesud Puspenerbal Kolonel Laut (E) M. Rohman. Pelaksanaan upacara 17 an ini diikuti oleh seluruh prajurit TNI AL dan PNS TNI AL di jajaran Puspenerbal dan yang bertugas sebagai Komandan Upacara yaitu Mayor Laut (T) Siswanto yang sehari-hari sebagai Pamen Fasharkan Pesud. Sedangkan yang bertugas sebagai pembaca Pembukaan Undang-undang Dasar 1945 yaitu serda Daniel Kriswanto, pengucap sapta marga sertu Imam Ifni dan pembaca Panca Prasetya Korpri adalah PNS Adi Suryo.

Turut hadir dalam upacara Direktur Operasi Puspenerbal, Direktur Logistik Puspenerbal, Komandan Kolatpenerbal, Palaksa Lanudal Juanda dan para Komandan Skuadron jajaran Puspenerbal. Seluruh pasukan dengan sikap tegap dan parade istirahat ditempat seluruh pasukan mendengarkan amanat panglima TNI yang di bacakan Inspektur Upacara. Dalam amanat Panglima TNI menjelaskan bahwa bentuk realisasi dari komitmen TNI dalam reformasi birokrasi guna mendukung kebijakan pemerintah clean goverment dan good governance adalah penyusunan laporan pelaksanaan dan evaluasi triwulan I serta laporan dan evaluasi triwulan selanjutnya secara jujur, bertanggungjawab, transparan, akuntable dan tepat waktu, maka panglima TNI menekankan kepada seluruh satuan dijajaran TNI untuk menyusun laporan tersebut.

Lain hal itu panglima TNI juga menegaskan agar meningkatkan pemikiran prediktif, langka antisipatif dan upaya konstruktif dalam rangka melaksanakan tugas pokok TNI dan tidak bersikap reaktif terhadap segala isu yang berkembang, tetap fokus pada tugas yang di emban. Dan tak henti-hentinya Panglima TNI menekankan Prajurit TNI harus menjaga netralitasnya, karena TNI adalah institusi strategis yang memiliki jangkauan sampai ke pelosok Nusantara dan mendapat kepercayaan yang tinggi dari masyarakat.

DHARMA JALAKACAPUTRA.(*)

 



Anda pembaca ke 82 dari 82